Skip to content

Mas Slamet – simply unbelievable

January 5, 2014

Suatu malam, masa ketika t’Buko boleh dikata masih lebih sepi daripada kuburan, seseorang masuk. Celingukan, didapatinya di dalam rumah yang relatif besar itu cuma ada tiga orang: dua orang anak muda yang diketahuinya bekerja di situ, dan si pemilik tempat itu sendiri. Selebihnya meja-kursi kosong. Dengan agak salah tingkah, ia menegur. Kedua anak muda membalas, lalu melayaninya ngobrol-—dengan berdiri, karena memang selain sedikit mondar-mandir dan tengok sana-sini (sambil sesekali melirik ke arah si pemilik tempat yang tampak asyik sendiri dengan komputernya), orang yang baru masuk ini tak sekejap pun duduk. Tak lama, ia minta diri. Kedua anak muda dan si pemilik tempat tahu siapa orang tadi—tukang nasi goreng keliling yang lewat depan rumah (beberapa hari sebelumnya salah satu dari mereka sempat beli). Yang ketiganya belum tahu, mereka baru saja kedatangan orang yang nantinya akan menjadi ikon paling tidak dinyana di t’Buko. Kenalkan, Mas Slamet.

*****

Sebelum melanjutkan, mungkin ada baiknya melihat dulu tentangnya di sini.

Nasi goreng Mas Slamet enak, lebih enak dari kebanyakan nasgor keliling lainnya. Banyak yang bilang begitu. Tapi soal Mas Slamet—yang kecepatan memasaknya hanya kalah tipis dari hidangan cepat saji itu, jelas bukan cuma soal nasi goreng.

Mas Slamet adalah sosok seorang teman. Bagi semua makkopi tanpa kecuali, dan bagi banyak sekali kustomer. Seorang teman dengan standar profesionalisme tinggi (semua canda dan obrolan yang dilakukannya tak pernah sekali pun dibiarkannya sampai mengganggu pekerjaan). Seorang teman yang menumbuhkan respek.

maslam1

Ia juga seorang penyemarak suasana. Setiap kali ia mengumumkan kehadirannya (ya, ia memang sepenting itu), sejumlah wajah langsung tak kuasa menahan senyum (meski seremonial rutin ini terjadi praktis tiap malam). Tak penting benar apakah mereka yang seperti ketawa tanpa suara itu nantinya akan memesan nasi gorengnya atau tidak, kemunculannya menyegarkan.

Selain itu, ia figur yang lintas generasi. Siapa pun (kustomer atau makkopi) umumnya mempunyai masa (waktu). Artinya jika di masa-masa awal yang bersangkutan sangat populer di t’Buko, di masa lain yang mengenalnya mungkin tidak sebanyak dulu lagi. Wajar, karena generasinya memang berbeda. Tapi itu tidak berlaku bagi Mas Slamet. Dalam konteks [sejarah] t’Buko, ia adalah sosok yang menembus zaman—timeless.

Dan rasanya sah untuk bilang, Mas Slamet adalah sebuah keajaiban. He is a miracle. Pernah seorang teman mencoba menaskahkan t’Buko (untuk jadi sebuah serial TV). Hasilnya? Draft si teman pagi-pagi ditolak. Alasan orang TV: karakter Mas Slamet dianggap terlalu mengada-ada. Sungguh menggelikan, karena dalam draft tersebut justru Mas Slamet satu-satunya karakter yang nyata ada, dan semua karakter lainnya (yang malah tidak diprotes) itulah yang fiktif. Tapi memang, bagi mereka yang belum pernah ke t’Buko, keberadaannya benar-benar sulit bisa dipercaya—unbelievable.
Ia dianggap terlalu aneh, bahkan untuk sebuah karakter fiktif(!)

Tapi itu belum semua. Sederet catatan itu, pada gilirannya, membuahkan sesuatu yang lain lagi. Dan kali ini, sensasi sang tukang nasgor benar-benar fenomenal.

Di t’Buko, Mas Slamet sudah seperti bagian dari trademark. Yang tidak bisa dijiplak.

*****

—————————————

Foto: dok. t’Buko

From → People

4 Comments
  1. Niken Arista permalink

    Tak lekang oleh waktu… keberadaan Mas Slamet pun masih nampak di lamongan dan sekitarnya… hahaha… jd inget jeritan khasnya “nasi gorueenngg!!”

    • Kali seru juga ya, kalo kapan gitu kita rame-rame ndatengin Mas Slamet.
      Tapi mesennya mesti dari sebrang jalan, biar gantian kita yang tereaak..!!

  2. Sekarang mangkalnya Mas Slamet persis di sebelah kedai nasi kucing dekat perempatan Sampangan…

    • Yang depan Luv-Net itukah? Sayang nggak sempat mampir kemaren.😦
      Oya Ndra, email masuk kan? Lagi aktif di kutu, yang ini hiatus dulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s